Mendobrak Jalan Buntu PAD
Pikiran Rakyat, 10 Juli 2026
Keterbatasan fiskal dan pemangkasan dana transfer memicu kebuntuan pembangunan daerah, sehingga memerlukan reformasi UU 1/2022.
Klik selengkapnya di sini.
Tempo, 29 Mei 2026
Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita menghadirkan ketidakberdayaan masyarakat lokal dalam menghadapi “serangan” pemodal besar. Pembabatan hutan atas nama proyek strategis nasional (PSN) merampas hidup masyarakat adat. Tak hanya itu, PSN juga melemahkan praktik otonomi daerah yang belakangan kian tergerus oleh kekuasaan pemerintah pusat.
Klik selengkapnya di sini.
Revisi UU Pemilu & Representasi Daerah
Pikiran Rakyat, 14 Mei 2026
Setelah 25 tahun berjalan, kita dihadapkan pada realitas desain sistem pemilu yang belum selaras dengan spirit otonomi daerah
Klik selengkapnya di sini.
Koperasi Desa dan Otonomi Terpimpin
Katadata, 09 Mei 2026
PMK 7/2026 memotong 58 % dana desa untuk pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan menurunkan alokasi operasional desa menjadi 3 %, menyisakan hanya 38,97 % untuk program‑program seperti pengentasan kemiskinan, infrastruktur, dan kesehatan. Akibatnya, banyak proyek rutin desa, termasuk perbaikan jalan dan posyandu, terancam terhenti.
Klik selengkapnya di sini.
Desentralisasi yang Sentralistik
Katadata, 28 Februari 2026
Rezim Prabowo‑Gibran mengimplementasikan “desentralisasi sentralistik” lewat kebijakan otokratik, termasuk Pilkada tak langsung, pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD), dan revisi UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah dalam Prolegnas 2026, yang menurunkan wewenang serta kapasitas fiskal daerah.
Klik selengkapnya di sini.
Penguatan Independensi Pengawasan ASN
Katadata, 29 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan koalisi masyarakat sipil, mengembalikan fungsi pengawasan ASN kepada lembaga independen setelah UU ASN menghapus KASN, menolak upaya elit politik melanggengkan “cawe‑cawe” dalam birokrasi.
Klik selengkapnya di sini.
Bencana dan Akrobat Tukang Olah
CNBC Indonesia, 15 Desember 2025
Banjir yang menerjang tiga provinsi di Sumatra tak sepenuhnya takdir Tuhan, namun ada kontribusi dari para tukang olah.
Klik selengkapnya di sini.
Implikasi Destruktur Kebijakan Tembakau Indonesia
CNBC Indonesia, 21 November 2025
Pertentangan klasik antara ekonomi dan kesehatan terkait ekosistem pertembakauan kerap memicu perdebatan di ranah publik. Kebijakan pengetatan terhadap konsumsi rokok di level pusat hingga daerah menimbulkan dampak serius terhadap industri hasil tembakau (IHT).
Klik selengkapnya di sini.
Mempertanyakan Arah Ekonomi Hijau di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
CNBC Indonesia, 12 November 2025
Ekonomi hijau yang digaungkan dalam Asta Cita kedua belum mendarat pada tataran aksi dan masih sebatas omon-omon. Realitanya, tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan dan publik tersandera dalam ilusi Astacita.
Klik selengkapnya di sini.
Suntikan Rp 200 T Ala Purbaya & Implikasinya bagi Daerah
CNBC Indonesia, 30 Oktober 2025
Fakta problematiknya, tidak semua persoalan bisa diselesaikan dengan suntikan kredit. Sebab, karakteristik ontologis kredit adalah beban utang yang harus dibayarkan dunia usaha kemudian hari.
Klik selengkapnya di sini.
Pikiran Rakyat, 29 Oktober 2025
Pelimpahan tanggung jawab pembiayaan Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Permendagri 14/2025 kian melemahkan otonomi daerah.
Klik selengkapnya di sini.
Kontan, 07 Juli 2025
Gembar-gembor ekonomi hijau dalam Astacita jadi omon-omon di siang bolong.
Klik selengkapnya di sini.
Tumbangnya Sritex, Deindustrialisasi Dini, dan Politisasi Ekonomi
Detik, 10 April 2025
Kebangkrutan Sritex dan sejumlah perusahaan di Jawa Barat mempertegas gejala deindustrialisasi di Indonesia.
Klik selengkapnya di sini.
Kompas, 03 Maret 2025
Selain belajar sepak bola, kita perlu juga belajar soal efisiensi dengan Argentina agar tidak salah kaprah.
Klik selengkapnya di sini.
The Conversation, 17 Desember 2024
Imajinasi masa lalu soal desentralisasi sebagai jalan kesejahteraan nampak kian buyar dua dekade terakhir ini. Hal ini makin terlihat sejak ditunjuknya penjabat kepala daerah imbas dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Klik selengkapnya di sini.
Kontan, 17 Desember 2024
Pemerintah dihadapkan pada dilema: naikkan PPN dengan segala risiko yang melekat atau tidak merubah tarif walau butuh duit.
Klik selengkapnya di sini.
Insiden Ransomware dan Unifikasi OSS
Kompas.com, 06 Agustus 2024
Serangan ransomware pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) menunjukkan bahwa tata kelola keamanan siber belum tangguh.
Klik selengkapnya di sini.
The Conversation, 12 Juli 2024
Politik lokal adalah pesta lanjutan yang akan dirayakan publik pada November 2024. Penyeragaman konfigurasi koalisi pusat daerah berpotensi terjadi dan ini adalah alerta bagi demokrasi lokal
Klik selengkapnya di sini.
Kontan, 11 Juli 2024
Salah satu persoalan klasik yang sulit dituntaskan adalah ego sektoral antara kementerian dan lembaga
Klik selengkapnya di sini.
Revisi UU Penyiaran dan Pelemahan Kanalisasi Riset
Detik, 04 Juli 2024
Selama ini KPI hanya fokus "menyensor Sendy dalam film Spongebob" daripada galak dalam menghadirkan konten edukatif.
Klik selengkapnya di sini.
Arah Desentralisasi Pasca-Pilpres
Kompas.com, 21 Juni 2024
Kolaborasi gaya kepemimpinan militeristik ala Prabowo dan kebersahajaan anak muda ala Gibran menarik untuk dieksplorasi dalam ruang diskursus.
Klik selengkapnya di sini.
Tempo, 30 Mei 2024
Aspek keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan jadi tanda tanya besar dalam perubahan status Jakarta dari DKI jadi DKJ.
Klik selengkapnya di sini.
Kompas, 15 Mei 2024
Rencana pemerintahan mendatang untuk menambah jumlah kementerian berpotensi menghalangi agenda debirokratisasi.
Klik selengkapnya di sini.
Tata Kelola Makan Siang Gratis
Kompas.com, 13 Mei 2024
Rancangan makan siang gratis Indonesia mendekati agregat penyelenggaraan makan siang gratis di level global. Jelas ini adalah hal yang tak realistis dan cenderung berakhir pada pemborosan jika dipaksakan.
Klik selengkapnya di sini.
Keluar dari Kemelut Pajak Hiburan
Detik, 4 Maret 2024
Huru hara implementasi PBJT Hiburan lagi-lagi mengingatkan kita untuk memastikan perumusan kebijakan yang benar-benar menjunjung spirit evidence based-policy.
Klik selengkapnya di sini.
Skeptisisme Agenda Ekonomi Hijau Indonesia
Bisnis Indonesia, 25 November 2023
Perubahan iklim menjadi isu sensitif di penghujung era pemerintahan Jokowi. Estafet kepemimpinan akan berlanjut pada pemenang Pilpres 2024.
Klik selengkapnya di sini.
Akselerasi Pencapaian SDGs di Daerah
Detik, 08 September 2023
Semua bergantung pada bagaimana eksekutif daerah mampu memanifestasikan prinsip berkelanjutan dalam kerja yang nyata dan kolaboratif. Sebab, selama ini keberlanjutan jarang dibicarakan pada level kampanye dan selalu tenggelam dalam riuh gimik politik lokal.
Klik selengkapnya di sini.
Bali Post, 04 Juli 2023
Mundurnya Irwan Fikri (Wakil Bupati Agam) dan Lucky Hakim (Wakil Bupati Indramayu) menyingkap tabir relasi kepala daerah dan wakil kepala daerah di Indonesia. Alasannya adalah terkait dengan ketidakserasian relasi dan minimnya pendelegasian tugas oleh bupati. Cerita ini merupakan “little piece of cake” atas persoalan keberadaan jabatan wakil kepala daerah yang diperdebatkan sejak dulu.
Klik selengkapnya di sini.
Nasib Daya Saing Pembangunan Berkelanjutan
Bisnis Indonesia, 24 Februari 2023
Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 111 tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Klik selengkapnya di sini.
Masa Transisi Krusial Keuangan Pemerintah Pusat-Daerah
Bisnis Indonesia, 27 Januari 2022
Pemerintah pusat menegaskan terdapat beberapa klasul dalam UU HKPD yang bersifat transisi. Masa transisi ditetapkan lima tahun.
Klik selengkapnya di sini.
Minus Malum Opsen Pajak Daerah
Bisnis Indonesia, 21 Oktober 2021
Pengenaan opsen pajak dengan persentase tertentu secara tidak langsung akan mendistorsi pendapatan daerah apabila salah dalam menentukan tarif.
Klik selengkapnya di sini.
Omnibus Law & Orkestrasi Ekosistem Investasi Daerah
Bisnis Indonesia, 17 Juni 2021
Fakta problematiknya, 49 peraturan pelaksana Omnibus Law yang telah disahkan memuat 466 materi ketentuan yang perlu diatur lebih lanjut dalam peraturan delegasi lainnya.
Klik selengkapnya di sini.
Dilema UPMK dan UPL di RUU Cika: Lindungi Pekerja, Ditentang Pengusaha
Bisnis Indonesia, 18 Juni 2020
RUU Cipta Kerja (Cika) disusun untuk membuka peluang kerja lebih luas. Namun ketentuan Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) dan Uang Penghargaan Lainnya (UPL) justru ditentang dunia usaha.
Klik selengkapnya di sini.